Dedhy Kasamuddin

News and Sport

Maaf Pak JK, Gak Ada Loe Debat Capres Gak Rame

Ditulis oleh Dedhy Kasamuddin di/pada 4 Juli 2009

Debat CapresJika anda sering menonton TV, tentu anda pernah mendengar kalimat yang dipakai oleh sebuah iklan rokok yang berbunyi “Gak ada loe gak rame.” Saya melihat ungkapan kalimat tsb dalam kehidupan sehari-hari biasanya ditujukan kepada seseorang yang di dalam setiap situasi pergaulannya pandai menghidupkan suasana.

Seseorang yang bisa menghidupkan suasana dalam pergaulan khususnya suasana percakapan, biasanya memiliki kelebihan dalam hal supel dalam bergaul, komunikatif, pandai bicara yang berbobot, humoris, pandai mamahami sifat orang lain dan pandai menyesuaikan diri dengan orang lain.

Orang yang pandai menghidupan suasana di dalam berbagai situasi seperti kehidupan rumah, sekolah, atau lingkungan kerja, dan berbagai situasi lainnya, biasanya bukan saja disenangi tapi juga dirindukan, sehingga jika pada suatu hari kita tidak berjumpa dengan orang tsb suasana terasa kurang semarak. Selanjutnya suasana yang kurang semarak tsb diungkapkan dalam sebuah kalimat : “Gak ada loe gak rame.”

“MAAF PAK JK, GAK ADA LOE DEBAT CAPRES GAK RAME”

Seperti kita ketahui bahwa debat capres / cawapres yang sudah ditayangkan semuanya di nilai monoton, membosankan, kurang hidup, dan kritik yang sangat kontrakdiktif adalah kurang mengandung perdebatan.

Meskipun demikian debat capres sejak putaran ke dua terasa mulai agak hidup. Dan kalau kita mau jujur dan mau melepaskan keberpihakan kita sejenak terhadap salah satu capres maka kita bisa menilai dengan jelas bahwa JK adalah capres yang lebih dominan dalam menghidupkan suasana debat capres tsb.

JK memiliki kelebihan sebagai orang yang pandai menghidupkan suasana dengan menggunakan berbagai kelebihan seperti diuraikan di atas. Dengan demikian rasanya kalau tidak ada orang seperti JK dalam debat capres tsb, mungkin banyak orang yang akan berkomentar “Maaf Pak JK, gak ada loe debat capres gak rame.”

Debat capres yang terakhir kembali menghadirkan sosok JK sebagai bintang panggung. Suasana debat jadi meriah, suasana debat jadi penuh tawa karena ada sosok JK. JK saya lihat mulai dari debat pertama sampai debat terakhir cukup santai, tidak terlihat tegang seperti pada capres lainnya, khususnya lagi SBY.

Diawal-awal saja, saat Pak JK menyampaikan misi dan visi mengenai NKRI, Demokrasi dan Otonomi daerah, Pak JK sudah mengkritik iklan Pak SBY soal Pilpres Hanya Satu Putaran Saja dengan mengatakan:”MAAF PAK SBY, DENGAN IKLAN BAPAK PILPRES 1 PUTARAN ITU DENGA ALASAN MENGHEMAT BIAYA 4 TRILIUN, ITU HANYA DINILAI DENGAN UANG, DAN ITU TIDAK DEMOKRATIS”. Lalu sambil senyum Pak JK kembali menyindir, :”SAYA KHAWATIR KALO IKLAN INI DIPERCAYA, MAKA PADA TAHUN 2014 NANTI, ADA LAGI IKLAN YANG MENGATAKAN LANJUTKAN PEMERINTAHAN TANPA PILPRES UNTUK MENGHEMAT BIAYA 25 TRILIUN”

Belum di izinkan untuk bertepuk tangan dan bahkan tidak diizinkan, hadirin spontan bertepuk tangan atas ucapan JK ini. Atas ulah JK ini, secara jujur SBY menjawab :”Pak JK sudah menganggu konsentrasi saya…”

Yang menjadi sedikit terbuka dan mungkin kita separuh tak percaya, adalah pernyataan dari SBY bahwa iklan satu putaran itu ilegal, ini ada kesan iklan itu tanpa se izin dari SBY. Entahlah mana yang benar ? tentunya kita atau paling tidak saya dibuat bingung dengan statement Pak SBY ini.

Pengamatan saya selama menyaksikan debat capres ini adalah, SBY kurang relax, nampak tegang dan selalu dalam posisi bertahan, apakah ini karena pembawaan atau didikan dari seorang prajurit yang tidak bisa lepas walau ia sudah seorang sipil ? atau karena terlalu percaya diri berlebihan ? tentunya tim sukses harus mengevaluasinya.

Untuk Ibu Mega, dibanding 5 tahun yang lalu sungguh jauh berbeda. Kalau ada anekdot 5 tahun yang lalu bahwa “Sama sulitnya meminta Ibu Mega bicara, dengan meminta Gus Dus untuk bisa diam”, rasanya anekdot ini tidak berlaku untuk Ibu Mega sekarang.

Kalau JK jadi bintang dalam setiap debat, membawa suasana segar bukan saja karena gaya persentasinya, tetapi memang isi dari makalah atau masalah yang disampaikan sangat realistis dan tidak terlalu teoritis. Ini mungkin karena JK sebelum jadi birokrat adalah seorang pengusaha yang banyak tahu tentang kondisi di lapangan.

Moderator dalam debat capres ke tiga ini lebih baik dibanding dengan moderator terdahulu, suasana bisa dibuat sedemikian rupa tanpa membuat tersinggungnya peserta debat, maupun para pendukungnya pada saat moderator berkomentar.

Dalam masalah debat, JK memang bintangnya. Tetapi pilihan terserah anda, dan mari kita gunakan pemikiran yang rasional, bukan emosional dalam memilih pemimpin untuk 5 tahun kedepan.

Anda adalah anda sekarang, karena itu yang anda inginkan. Kalau anda ingin berlainan, maka mulai hari ini berusahalah untuk berubah.

14 Tanggapan ke “Maaf Pak JK, Gak Ada Loe Debat Capres Gak Rame”

  1. rischan berkata

    maz deddy…ni ada award dari sy( triple Award )…silahkan klo mw di ambil..ya jangan nilai awardnya tapi..tali silaturokhminya diantara kita…okey makasih sebelumnya..http://rischan.wordpress.com ato temen2 bisa langsung mengunjunginya di http://rischan.wordpress.com/2009/07/04/dapat-award-lagi/

  2. ekojuli berkata

    Catatan kecil debat capres putaran final:

    MEGA: Indonesia terletak diantara Benua Australia dan Amerika. Yang bener Bu???

    http://ekojuli.wordpress.com/2009/07/03/catatan-debat-capres-final-mega-indonesia-di-apit-benua-australia-dan-amerika-yang-bener-bu/

  3. Aden Kejawen berkata

    Hidup JK!

  4. Kuliah Gratis berkata

    Aku sich nokoment coz aku harus netral

  5. abifasya berkata

    Nomor satu masa lalu
    Nomor dua sedang berjalan
    Nomor tiga berikutnya…..

  6. yeni berkata

    wualah…. kampanye kok negatif…
    yang udah udah aj
    yang sedang jalan, jalankan…..
    yang belum…. tunggu giliran bung
    smua tahu yang mereka mau….
    sprite…..

  7. acun berkata

    hahahaha….. setuju bu….
    lanjutkan!!!!!!!
    masyarakat lebih pintar dari politisi….

  8. selaludidepan berkata

    Lebih cepat lebih baik, apa yang mau dilanjutkan kebobrokan selama ini…

  9. bodrox berkata

    he he he… selain politisi, beliau memang bener2 entertainer…

  10. muslimshare berkata

    Pak JK, lebih cepat, lebih baik dilanjutkan

  11. muslimshare berkata

    Pak JK, lebih cepat, lebih baik dilanjutkan.

    Selamat ya bang Deddy, dapet hadiah.
    klik disini y bang klo mau liat hadiahnya

    http://muslimshare.wordpress.com/2009/07/05/award-pertama-untuk-muslimshare/

  12. urangkubang berkata

    Oke pak JK
    Maju terus ……………..
    lebih cepat lebih baik

  13. adhit berkata

    yup bener bgt

  14. Terima kasih buat teman2 blogger yang udah berkomentar tentang posting saya, semoga blog ini kedepannya bisa lebih baik lagi dari sebelumnya, dan maaf kalo saya baru bisa balas komentar dari teman2, karena sekitar 3 hari ini koneksi internet di rumah saya lagi putus, jadi.. mohon maaf sekali lagi karena baru bisa balas, dan akupun tidak bisa membalasnya satu2.. mohon maklum teman2…

    Salam Blogger

Tinggalkan Balasan

XHTML: Anda dapat gunakan tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>