Dedhy Kasamuddin

News and Sport

Kontroversi Pertemuan Antasari & Rani Di Hotel Gran Mahakam

Ditulis oleh Dedhy Kasamuddin di/pada 16 Oktober 2009

antasari azhar_KPKJaksa mendakwa mantan Ketua KPK Antasari Azhar telah melecehkan Rhani Juliani saat keduanya bertemu di Kamar Hotel Grand Mahakam. Pengacara Antasari menuduh jaksa telah memelintir kejadian pada Mei 2008 tersebut.

“Bahwa ternyata pertemuan antara Rhani dan terdakwa telah dipelintir dan dibentuk opini seakan-akan telah terjadi perbuatan tidak senonoh yang dilakukan Antasari terhadap Rhani,” kata kuasa hukum Antasari, Juniver Girsang, saat membacakan eksepsi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Kamis (15/10/2009).

Juniver lantas memaparkan kronologi kejadian di Kamar nomor 803 hotel yang terletak di kawasan Blok M, Jaksel, itu. Awalnya Rhani minta kesediaan Antasari untuk bertemu dan menawarkan keanggotaan di Modern Land Golf, Tangerang. Tak hanya sekali, Rhani berulang kali menelepon Antasari namun gagal.

Kebetulan, pada saat itu Antasari mempunyai janji bertemu dengan seseorang di Gran Mahakam. Maka dia mengusulkan agar Rhani sekalian menemuinya di hotel yang sama. 6 Menit setelah Rhani menelepon, datang telepon dari Nasrudin yang juga mendesak untuk bertemu karena ingin menyampaikan dokumen mengenai perkara korupsi. Antasari pun menyanggupi dan mengundangnya juga ke Gran Mahakam.

Setelah berada di hotel, Antasari mempersilakan Rhani masuk ke kamar 803. Mahasiswi itu kemudian menyerahkan formulir keanggotaan Modern Land Golf dan langsung diisi Antasari. 10 Menit berlalu, tiba-tiba Nasrudin menelepon dan mengatakan sudah berada di lobi hotel. Mengingat akan ada tamu lain, Antasari meminta pengisian formulir Modern Land dilanjutkan lain hari dan meminta agar Rhani pulang.

“Pada saat membukakan pintu kamar, Nasrudin sudah berada di depan pintu kamar 803 dan menyeruak masuk. Nasrudin pura-pura kaget, padahal kenyataannya Nasrudin dan Rhani datang bersamaan naik taksi. Di saat Nasrudin masuk itulah, ia mengatakan ‘Mengapa bapak bertemu dengan istri saya dan apa yang bapak lakukan? Saat ini saya bisa memanggil wartawan untuk menghancurkan karir bapak,’” lanjut Juniver.

Atas sikap emosional Nasrudin itu, kata Juniver, Antasari meminta agar tenang. Dia juga menjelaskan tidak berbuat apa-apa dengan Rhani dan baru tahu kalau Rhani dan Nasrudin telah menjadi suami istri. Antasari juga menyerahkan uang Rp 2 juta setelah mendengar keluhan Nasrudin bahwa ibunya sedang sakit di Singapura.

“Ketika itu disinggung Antasari mengenai informasi penting apa yang ingin
disampaikan Nasrudin sesuai yang dijanjikan sebelumnya di telepon, namun ternyata dia tidak membawa dokumen apa-apa. Hal inilah yang aneh,” cetus Juniver.

Setelah pertemuan tersebut, Nasrudin berpamitan secara baik-baik kepada Antasari. Antasari pun masih sempat mengingatkan kembali mengenai informasi kasus korupsi yang ingin disampaikan Nasrudin.

“Nah, bagaimana mungkin dalam waktu 10 menit dikatakan telah terjadi perbuatan tidak senonoh dan tercela secara moral agama antara Antasari Azhar dan Rhani? Opini itu sangat keji karena tidak benar dan hanya rekayasa fitnah semata yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” pungkas Juniver.

3 Tanggapan ke “Kontroversi Pertemuan Antasari & Rani Di Hotel Gran Mahakam”

  1. mkomira berkata

    konspirasi banget tuh,.. but saya InsyaAllah masih percaya sama Pak Antasari,.

  2. Mohza berkata

    Setujuuu…..klo itu konspirasi buat gembosin KPK

  3. ela berkata

    sy sangat prihatin dng keadaan pemerintahan qt skarng,susah skali d tebak siapa yang baik dan siapa yg jahat,seperti halx kasus p’ Antasari Azhar…,kemarin2 beliau di katakan pahlawan pemebrantas korupsi.,sekarng masyarakat mulai hilang kepercayaanx terhadap beliau.,yah mudah2an kebenaran di bumi indonesia bisa cepat terkuak…,sebelum kiamat..!

Tinggalkan Balasan

XHTML: Anda dapat gunakan tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>