Mengejutkan!!! Ternyata SBY Punya Rencana Tersembunyi Yang Sangat Berbahaya
Ditulis oleh Dedhy Kasamuddin di/pada 25 Oktober 2009
Pengamat politik Universitas Indonesia (UI) Boni Hargens menilai ada rencana tersembunyi yang berbahaya terkait pemilihan orang-orang yang kontroversial dalam kabinet 2009-2014. Rencana itu menurut Boni, bisa terkait dengan pencitraan SBY setelah 2014.
“Nampaknya SBY memilih orang-orang yang tidak kredibel atau ada yang kredibel namun ditempatkan di tempat yang sama sekali bukan bidangnya itu bertujuan agar dirinya tetap menjadi yang terbaik di antara bawahannya,” papar Boni di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (21/10/2009).
Dengan begitu, sambung dia, maka pada 2014 nanti ada opini yang akan dikembangkan bahwa tidak ada anak bangsa yang lebih baik daripada SBY.
“Kepemimpinannya juga harus dilanjutkan pasca 2014 melalui amandemen kelima UUD 45,” ujar Boni.
Boni mencontohkan, ada tiga orang dari parpol dalam pemilu lalu yang gagal menjadi anggota DPR dan DPD. “Orang-orang yang tidak diinginkan rakyat ini diangkatnya menjadi menteri,” kata dia.
SBY, imbuh dia, tahu persis bahwa dengan memiliki bawahan-bawahan berkemampuan standar, maka dirinya saja yang bisa eksis dan dihormati sebagai pemimpin yang terbaik.
“Tengok saja ada Patrialis Akbar yang gagal menjadi anggota DPD, kemudian diplot menjadi menkum HAM. Terus ada Agung Laksono yang diangkat menjadi Menko Kesra. Ini kan aneh, orang yang gak disukai oleh rakyat disuruh ngurusin rakyat. Terus ada juga Wasekjen PKB, Helmy Faishal yang juga tidak terpilih pada pemilu lalu dan tidak jelas track recordnya, juga diangkat jadi menteri,” tambah Boni.
SBY kelihatannya tahu persis peta kader-kader potensial dari partai pendukung, sehingga hanya orang-orang “kacangan” yang diambil oleh SBY dan bukan kader terbaik partai. Boni pun menyayangkan sikap para petinggi partai yang tidak menyadari hal ini dan menjadi pion yang dimainkan tanpa sadar.
“Lihat saja ada banyak nama di tubuh PKS yang lebih memiliki kapasitas sebagai menteri dengan latar belakang pendidikan yang tinggi serta dari kalangan generasi muda, tapi ini tidak dilirik kan oleh SBY. SBY justru mengambil yang tua-tua karena yang tua-tua ini tidak akan menjadi saingannya kelak. Itu baru PKS, belum lagi dengan PKB, PAN, PPP serta Golkar yang terakhir. Seluruh kader yang diambil oleh SBY bukanlah kader terbaik,” imbuhnya.
Di kalangan internal PD atau para pendukung SBY pun sama. SBY menganggap kader terbaik dari Partai Demokrat akan berbahaya dan mengalahkan SBY jika diberi pos yang strategis.
“Contohnya adalah Andi Malarangeng yang ditempatkan menjadi Menteri Pemuda dan Olah Raga. SBY tahu dia harus memberi jatah bagi Andi, namun jatah itu janganlah posisi yang bisa membuatnya bersinar. Maka diletakkan lah Andi di Menpora, jadi hutangnya pada Andi lunas, sekaligus meredupkan sinar Andi. Kalau SBY memang mau menjadikan Andi salah satu tokoh, kan mestinya dia ditempatkan di posisi yang lebih pas, sebagai Mensesneg ataupun Sekab karena dia juga sudah berpengalaman di sana,” tegasnya.
Nasib serupa juga menimpa kedua adik Andi Mallarangeng. SBY membuat mereka seperti tokoh-tokoh politik yang dibenci rakyat, sehingga mereka yang dikenal sebagai pengkhianat ulung semakin dibenci oleh rakyat dan tidak mungkin bisa berkiprah jika tidak berada dibawah ketiak SBY.
SBY juga cerdas dalam berstrategi untuk menempatkan orang-orang tua di sekitarnya. “Dia jadikan Djoko Suyanto menjadi Menko Polhukam. Dia tahu nasib dan popularitas Djoko tidak akan jauh berbeda dengan Widodo AS yang redup begitu selesai menjabat. Jadi tidak mungkin Djoko kemudian menjadi saingannya kelak. Begitu juga Hatta Rajasa yang orang teknis. Jika dia ditempatkan di bidang teknis tentunya dia akan berkibar juga. Namun dia justru ditempatkan sebagai Menko Perekonomian, di mana dia tidak bisa bekerja maksimal,” paparnya.
Boni pun berani bertaruh, mantan ketua dewan pakar tim sukses SBY-Boediono yang juga pengamat politik yang cemerlang Bima Arya Sugiarto tidak akan mendapatkan porsi apapun dalam kabinet mendatang.
“Banyak orang mengira bahwa Bima akan ditempatkan menjadi juru bicara presiden karena penampilannya yang menarik, cerdas, lulusan luar negeri, dan santun dalam berbicara, tapi saya bertaruh justru karena kelebihan-kelebihannya itu Bima tidak akan mendapatkan posisi itu.
Jika Bima ditempatkan di posisi itu, maka akan berkibar kariernya dan itu yang tidak diingikan oleh SBY,” jelasnya.
Analisa lainnya menurut Boni, juga bisa dilihat dari dukungan kepada orang-orang yang menjadi ketua lembaga tinggi Negara seperti MPR, DPD, dan bahkan pada Partai Golkar. “MPR kita tahu TK melakukan blunder ketika menjadi ketua MPR, ini diketahui persis oleh SBY dan TK pun kemudian menjadi bulan-bulanan. Demikian juga dengan ketua DPD yang tidak akan bersinar dan biasa-biasa saja,” kata dia.
Sementara untuk Golkar, SBY lebih mendukung Aburizal Bakrie yang bermasalah dengan Lapindo. Jadi ini memang strategi yang sangat cerdas dengan mengunci semua simpul yang bisa menurunkan popularitasnya.
Jika SBY tidak mungkin lagi berkiprah pada 2014 karena mungkin kuatnya penolakan untuk mengamandemen UUD terutama yang terkait masa jabatan presiden, maka bisa jadi pula hal kemudian bisa dilimpahkan bagi keuntungan karier politik kedua putranya.
“Yah kalau diri sendiri tidak bisa, paling tidak hal itu akan berguna bagi kedua anaknya. SBY tentunya tidak menginginkan ada anak muda yang cerdas dan bersinar berada dalam pemerintahannya saat ini karena jika mereka dimasukkan maka nama mereka tentunya akan sangat popular dan justru kontraproduktif dan berdampak jelek bagi karier politik kedua putranya itu kelak. SBY tentunya menginginkan minimal salah satu putranya dapat mengikuti jejaknya kelak,” tandasnya.
SUMBER : [http://news.okezone.com]
NB: Saya jadi ingat dengan perkataan Pak JK waktu debat Capres yang terakhir mengenai IKLAN PILPRES 1 PUTARAN SAJA.
Pak JK Mengatakan “SAYA KHAWATIR INI…!!! NANTI PADA TAHUN 2014, ADA LAGI IKLAN… LANJUTKAN…!!! PEMERINTAHAN UNTUK MENGHEMAT BIAYA 25 TRILIUN…!!! “.
Kalau menurut teman-teman pembaca bagaimana menanggapi tentang issu ini…???






































bagas gita berkata
Ya, bisa jadi benar ya…Ada contoh lagi: Fadel Muhamad yang baru saja memasukkan 100 kapal-ikan bekas ex Korea untuk beroperasi di teluk Tomini malah sekarang menjadi pimpinan Dep Kelautan Perikanan. Sebagai Gubernur Gorontalo seharusnya bagaimana mengembangkan nelayan Lokal / Domestik agar lebih berdaya guna dan berhasil guna, kok malah menyerempet ke ILLEGAL FISHING! Wah, apalah jadinya? bangsa ini makin di-acak2 orang luar! Kapal2 Ikan Asing (meski sudah berbendera RI), coba periksa lagi lebih teliti lagi: “apakah prosedur ganti bendera sudah sesuai dengan aturan yang berlaku?” Banyak kapal2 ikan Asing plus pakai bendera RI berkeliaran di Perairan Arafura dengan Pelabuhan singgah di Timika dan Ambon: Apakah itu tidak Illegal? Apakah prosedur merubah bendera Kapal, sudah sesuai prosedur? Cek-pisik Kapal, apakah sudah sesuai prosedur? apakah sudah ada aturan terbaru “meng-GANTI BENDERA kapal TANPA melengkapi DELETION CERTIFICATE dari Negara asal? Semua ini sudah bukan rahasia umum, tetapi mengapa Dirjen Perhubungan Laut bungkam? Terus, bagaimana masa depan kelautan kita jika terus-2an di-acak2 orang luar: China, Korea, Thailand, Vietnam??? Dengan kondisi yang mengenaskan ini, apakah Menteri DKP yang baru mampu berbuat banyak guna mengatasi kapal2 ikan Asing kalau dia sendiri berbuat hal serupa? Demikian tulisan inspirasional ini saya sampaikan, semoga semua tergugah untuk Kejayaan Laut kita. JALESVEVA JAYAMAHE…
eskage berkata
Ya, wajar lah bung, sistem pemerintahab yang di pakai negeri ini kan sistem korupsi, yang memang harus begitu. Kalau mau benar yang benear-benar Benar, maka harus mulai menghancurkan sistem korupsi ini.
Siapapun yang pimpin, kapanpun, akan tetap seperti itu, lha wong yang digunakan sistem pemerintahan korupsi kok.
Semua departemen korupsi, semua aparat korupsi. Bukan lagi individu, tetapi institusi. Nggak usah munafik, kita hidup di negeri yang menganut sistem korupsi.
Go to Hell koruptor….
TROJAN berkata
encer juga to otak presiden kita,tapi klo bwt masa depan banga ini sngat brbahaya banget…
jangan dibiarkan bgtu saja…
people berkata
pak SBY ga mngkn berpikiran gtu…
jangan menilai orang sembarangan deh….
memang na qm bsa bca pkiran pak SBY…..
jd qm jgn Fitnah pak SBY gtu…………………………………………………………
Joni berkata
Ini hanya wacana yang dilontarkan oleh orang2 yang tidak puas kepada SBY. Bagaimana mungkin SBY mau mengambil risiko menempatkan sembarangan orang di posisi menteri. Ingat, jika semua menteri tidak dapat bekerja secara optimal, yang disorot adalah Presiden juga, dan jika tingkat kepercayaan rakyat terhadap pemerintah sangat rendah, sangat mungkin Pak SBY tidak sampai di 2014 !!!!
Gede Panuju berkata
Tulisan comberan…..
dindin berkata
bisa jadi begitu, masuk akal. tapi mungkin juga ini bukan satu2nya atau dua2nya motif dan skenario. perlu digali lagi kemungkinan motif2 lain dan kaitkan dengan fakta2 yang ada. jangan sampai cuma belakangan baru berkata: ternyata oh ternyata…
Jusufds berkata
Mudah2an analisa atau penilaian pengamat tersebut tidak benar karena mana mungkin SBY mau mengorbankan prestasinya dengan menempatkan orang2 yg tidak “berkwalitas”, hal ini berarti ” bunuh diri “. Baik atau buruknya prestasi pemerintah tentunya merupakan nilai bagi presidennya.
jack berkata
the most stupid argument i have heard. Saya setuju dengan gede panuju. Tulisan comberan
catatan febri berkata
pusng mikirin politik, harus berpikir dua kali
dery berkata
beginilah sifat orang indonesia …suujon lebih di utamakan …menuduh sesuatu yang belum terbukti inget mas neraka…neraka…amait..amit deh punya sifat kaya begini
Chaotic berkata
hmmm…..
bisa iya…bisa engga…tapi koq….
fais berkata
Aq percaya sih emang, SBY khususnya udah gila, keliatannya pendiem git, nuoni, tapi bangsat.
seng Dowload berkata
Kurang ajar ya kamu, SBY, Kerasukan setan udah kamu tu
Rindu berkata
kalau saya lebih memilih memberi kesempatan di 100 hari pertama pemerintahan SBY, kalau sekarang kita menilai, kan mereka belum kerja nanti jadi kita berprasangka buruk, yang buruk menurut kita kan belum tentu menurut SBY
gitu kali yah?
Ridwan berkata
Dari awal pemilu, sudah eneg banget liat mukanya si beye itu…. !!!!!!!
ian berkata
saia setujulah ma mbak rindu, tiap orang emank harus diberi kesempatan.
Masa belum kerja udah dinilai? kan itu sama aja dengan menunjuk rumah di lahan kosong <<istilah maksa
yruswandy berkata
mnrt saya, mendingan kita lihat saja nanti, saya percaya alam akan menjawab dgn sendirinya., dan alam yg akan menentukan segalanya, karena alam sendiripun tdk mau dipimpin oleh orang-orang mudharat, orang-2 rakus. menurut kita orang itu pinter dan layak jadi pemimpin bahkan mungkin tepat memimpin jabatan itu tapi menurut ALLAH SWT mungkin tdk layak, mungkin karena niatnya yang tdk bagus, rencananya yang tdk bijak, dlsb yang intinya ingin mementingkan diri sendiri saja, keluarga, kroni dan rekan-2nya, sedangkan semua itu ILLA ALLAH SWT yang Maha Tahu hati dan perasaan seseorang…, mendingan mari kita berekpresi sesuai dgn apa yang kita kerjakan, tdk usah saling mendikte karena belum tentu kita juga benar. okeh
samiun achmad berkata
Wah SBY memang lebih maju strateginya dibanding Megawati,JK,Prabowo dan Wiranto hanya saja… apakah buat kesejahteraan Rakyat Untuk semua…itu masih wajib di pertanyakan…sebab jika pada akhirnya seperti kata SYL tentang Inco Soroako bahwa manfaat tambang tersebut sangat sedikit untuk orang2 di Sulawesi..nah…bagaimana SBY mengelola tambang nantinya akan kita lihat….jika dia berani putus kontrak dan Negosiasi ulang maka baik lah nasib Rakyat tapi jika hanya manut saja sama Amerika…maka SBY hanya jadi…. alat kaum Kapitalis Modern yaitu Amerika dan konco2nya.
BONI berkata
Apa yang dikatakan pengamat politik Universitas Indonesia (UI) si Boni Hargens itu COMBERAN… bodoh kok dipelihara. DASAR DODOL LU BONI!!!!
aryoko berkata
kan jabatan mentri gak mutlak jg, 1 tahun ada evaluasi dan bisa di reshuffle. ini sby mungkin kyk pelatih bola baru mau coba2 formasi atau mungkin reshuffle bs dimanfaatkan untuk menghapus org2 yg “gak sejalan” dgn pikirannya?
omagus berkata
langkah SBY sebenarnya sudah bisa terbaca sejak dia memilih dan meminang Boediyono sebagai cawapres waktu itu.
SEjak itu seharusnya orang menyadari ada sesuatu hal yang di sembunyikan di balik keputusan-keputusanya..!
mylen berkata
Moga-moga analisanya salah…tapi cukup masuk akal juga sih…, kayaknya gak niat banget bikin kabinet…dulu janjinya 70% profesional, tetapi setelah terbentuk profesionalnya koq dikit banget ya…masak mau ngebohongi rakyat lagi sih pak??? tapi bgmnpun kita kasih kesempatan dulu kabinet ini…tapi lebih fair lagi kalo 100 hari kedepan yang nilai tuh rakyat..bukan presidennya..
watur berkata
Untungnya golput no comment deh
Rawi Wahyudiono berkata
positif thinking lebih bagus daripada negative thinking, akan sia-sia energi dihabiskan untuk memikirkan kekurangan orang lain justru orang lain akan merasa diuntungkan dengan prasangka2 negatif yang muncul
ibud berkata
hei BONI…
klo lu dijadiin menterinya SBY mau gak….
kerjaan kok nuduhhh….
santai aja lagi..
dosa² menyesatkan berita akan tertuju pd anda dan dosa pendukung² anda jg akan ditumpukkan ke anda…
lohtnep sam berkata
hahaha
@ aryoko
SBY tidak main
resufle kabinet
ntu katenye
gw setuju ame
Prof BONI
emang ada maksud
tertentu dibalik
penyusunan kabinet
SBY BER’UCAP
waktu kuningan kena BOM
sby menyinggung
”bahwa ada oknum yg ingin menggagalkan rencana pelantikan dirinya oleh lawan2 politiknya
”MEGA n JK ??”
fakta yg ngebom
bukan lawan politiknya tapi, lawan koruptor
PEN-JIHAD (katanya)
INGATKAH ANDA ?
100 hr masa kerja
di tahun 2004
menjadi 100 hr
berkabung bagi
rakyat aceh
karena TSUNAMI
sekrng 100 hr kerja
belum dilaksanakan
GEMPA SUKABUMI
stlh terpilih
GEMPA PADANG
mnjlang pelantikan
KARENA
MENURUT ORANG PINTAR
DI JAWA TENGAH
LERENG MERAPI
LERENG MERBABU
LERENG LAWU
LERENG SINDORO
LERENG SUMBING
MENYEBUTKAN
SBY artikulasinya
SUSILO
BAMBANG
NYUDO NYOWO
(susilo bambang
mengurangi nyawa)
tunggu aja bung
masa 100 hr kerja
ada apa di indonesia
APAKAH AKAN
NYUDO NYOWO LAGI ?
audzubilahimindzalik
semoga kita selamat
untuk penulis/admin
NICE POST BRO
trafik anda bagus
mau del / spam
komentarku
monggo saja
Goda-Gado berkata
analisa menuju perubahan UUD 1945 agar tdk membatasi hanya 2 kali sebenarnya sudah terlihat sejak lama. Misalnya, strategi Demokrat ndekatain semua kalangan termasuk PDI-P (meskipun gagal).
LAlu, infiltrasi gerakannya di Golkar melalui Aburizal yang memang sejak awal kurang sesuai dengan gerakan Golkarnya Surya Paloh atau JK. So, riilnya sekarang SBY berhasil menguasai DPR – MPR. Eksekutif dah dikuasai, legislatif sudah, Penegakan hukum sudah dia pegang dg kriminalisasi KPK, MK diisi orangnya PKB (Pro-dia juga), kalau semua bidang sudah dikuasai – persis jaman era soeharto-, tinggal aplikasi khan??
dan jika saat itu terjadi, maka haruse PEOPLE POWER melalui mahasiswa kembali terulang, dg syarat mahasiswa bersatu.
kalau tidak, yg melawan mungkin hanya FPI…
hehehehehe
ada aja berkata
Saya setuju dengan ‘ibud’. Jangan bisanya hanya main tuduh bos, apalagi anda tidak punya bukti yang jelas, hanya didasari oleh penilaian dan opini PRIBADI anda. Sudah jelaskan, Penilaian dan Opini pribadi anda tidak bisa dijadikan pedoman untuk menuduh bapak presiden seperti penilaian anda. apalagi presiden SBY sudah dipercaya rakyat untuk memimpin negara ini 2X, jadi jangan rusak pilihan rakyat dengan opini opini dan penilaian TOLOL anda. saya yakin hal yang memicu anda untuk menulis dan memosting tulisan diatas adalah rasa kebencian pribadi anda terhadap bapak presiden, makanya anda berusaha mencari cari kesalahan bapak presiden.
Muthofar Hadi berkata
saya menunggu dijadikan Menteri sama SBY biar 2014 bisa jadi Presiden RI ke 7
Heru berkata
ya biasa manusia kan LEBIH SUKA mendapatkan apa yang dia INGINKAN, daripada mendapatkan yang TERBAIK untuk dirinya
joesra berkata
Dimana-mana yang lebih pinter tu yang menang. SBY kan pinter. Pinter ngakalin gitu…
Yanthy berkata
kita lihat saja nanti… walaupun saya bukan lah pemilih presiden ini… tapi saya tidak suka pendapat ini mudah2n tidak benar… tapi bisa jadi… benar
Orang Aneh berkata
ane gak ikutan ah, yang penting keluarga ane bisa makan.
Adwan Ali berkata
yang saya nggak habis pikir masalah ketua mpr, bisa-bisanya demokrat memilih TK yang kikuk begitu. padahal pks sudah menjagokan pak HNW yang berkarisma dan bersih untuk jadi ketua mpr lagi. pak hnw juga tenang ngomongnya nggak belepotan kayak TK. malu-maluin tanah air saja!
Anak Sultan berkata
kita buktikan aja 2014 apakah analisis Boni Hargens benar mengenai adanya amandemen UU…kalau tidak terbukti berhenti aja jadi pengamat hahahaha
bravo berkata
no coment, lihat dan rasakan saja, karena anda yang memilih si gendorowo itu khan….
Bernardia Vitri berkata
Kita menggunakan optimisme saja, semoga ini yang terbaik untuk rakyat…
heran berkata
ginilah pemerhati politik indonesia…. kerjaannya ngaduh domba antara penguasa dengan rakyatnya
dikasih penguasa A minta yang B, dikasih b minta c
SBY sudah sangat bagus sekali… di tempat saya banyak sekali perubahan kebaikan sejak kepemimpinan beliau…
kalau mau nyari yang gak salah dan gak ada cacat…. ya gak ada bung… syukur deh pasti ditambah nikmatnya oleh yang Kuasa
Mencibut berkata
Kita Mesti Sabar dalam menunggu 100 Hari kerja Bapak Bapak yang mengumbar Janjian palsu ,semoga aja jangan dilanjutkan menjadi kelanjutan dengan Para Menteri Kabinet yang berseri jilid II ( Bukan Mentri Puskesmas ..Red).Rakyat sudah sabar dan harap-harap.Rada-Rada.Optimis tidak,semoga saja.KENYATAN ADA.BUKTI TERUCAP DALAM KEPASTIAN RILL .5 TAHUN WAKTU YANG SINGKAT.
Ir. Muhtadi Arsyad Temenggung, M.Si berkata
Kata2 pengamat didengerin …. itukan hanya perkiraan2 yg belum tentu kebenarannya, Asbun …. jadi pengamat yang ilmiah dong, malu-maluin almamater aja.
bilang aja belom dapet jatah …. jadi berkoar2. Ach GAK RESPEK …….
kulilampu berkata
Semuanya bisa terjadi…
tapi alangkah baiknya bila kita slalu berpikir positif….
I Made Teling berkata
Sekarang zamannya sby, menterinya semua didikte dan teken kontrak, takut dihianati. mega engak mau pdip jadi mentri kacung, padila dibuang karena kritis, diganti dgn yes girl,pimpinan kpk malah dihancurin dan dibui karena galak, dgn cara yang memalukan lagi, kemudian akan diangkat KPK model baru kayak helder yg akan menghabisi musuh2nya modelnya seperti MLR berkumis dan galak, yg penting kursi empuk. Dia pintar lempar batu sembunyi tangan sehingga nampaknya dia bersih, tapi banyak yang tahu.itulah kehendak Tuhan, Duryadana berkuasa, rahwana berkuasa,juga karena kehendak Tuhan. kita ikut saja jalannya sejarah yaaa
Bakul_Cawet berkata
Milih tai ya dapet tai,
hidup ga milih……………….!
creativesimo berkata
semoga tidak menjadi orde baru jilid 2…
tapi menkes yg baru, belum seminggu kok sudah didemo oleh 300 petani sukabumi? apalagi ntar 100 hari, apalagi ntar lima tahun?
iccirut berkata
yahhh mungkin benar tapi kalo kita gak punya power ngomong kayak gini juga gak ada artinya
paling cuma nyibuk nyibukin otak aja.
yaaa oposisi bukan apalagi partisipan
idealis juga bukan soalnya kita terlalu banyak ngomong
gimana ?????????
kita berbaik sangka aja dulu
kalo emang salah kita doain supaya dapet hidayahhhhh semoanya
gimana ????????
yaa kalo kita punya power yaaa perbaiki sebisanya
gimana ?????
Reza berkata
Allah Maha Tahu
Allah Maha Kuasa..
serahkan semuanya kepada Allah…
biar SBY melakukan apa yang diinginkannya toh itu gk akan kekal, karena dunia ini hanya sementara
ariefmas berkata
0rang yg nggak terpilih jadi wakil rakyat bukan berarti nggak diinginkan rakyat, bukan berarti nggak disukai rakyat……………..
Ngawur !
bloksaya berkata
berbaik sangka aja sama pak presiden
ILYAS AFSOH berkata
kritis juga demokratis
anton berkata
Buat Dedhy
1. Judul tulisan anda sudah menghakimi pa SBY. itu tentu kurang tepat karena kita semua tidak tahu persis apa tujuan pak SBY. semua hanya analisa orang. Seharusnya judulnya cukup dengan “Mungkinkah ada rencara berbahaya dibalik pembentukan KIB II”
2. Islam mengajarkan kita untuk tidak berburuk sangka terhadap seseorang, bahkan hukum Indonesia juga mengatur hal itu. Jadi pesan saya hati-hatilah dalam menulis.
3. Saya yakin kita semua menginginkan kebajuan dan kemakmuran Indonesia, SBY merupakan harapan bagi sebagian besar warga Indonesia (tentu tidak semua).
4. Sistem ketatanegaraan kita memposisikan presiden tidak bisa terlalu berbuat seenaknya dalam memimpin pemerintahan, karena masih terdapat DPR dan MPR dan yang harus diingat presiden tidak bisa mengubah UUD.
Jadi menurut saya analisa anda terlalu berlebihan dan cenderung mencemarkan nama baik orang lain
terima kasih
anton
Eka Nugraha berkata
hemm ada benernya juga, tapi kok saya merasa terlalu dini ya?lalu kalau memang itu untuk putra SBY, apa maksudnya jadi Presiden?bukankah terlalu muda?
morishige berkata
masuk akal sih penjelasannya. tapi, ya, hati-hati aja. rakyat sekarang udah nggak bodoh lagi. sedikit aja tampak gerak-gerik untuk merengkuh kekuasaan “penuh”, orang-orang dari segal penjuru akan bergerak.
hangoverkids berkata
KEBANYAKAN MENGAMATI ORANG..
martilegowo berkata
untuk beberapa hal memang mungkin kita tdk terlalu ngerti karena kita bukan pengamat. Yang aneh tapi nyata, SBY melakukan perlawanan dengan rakyat ya itu tadi.. mengangkat 3 org menteri yang jelas-jelas rakyat tidak menyukainya.. contoh kasus agung laksono.. warga jakarta jelas-jelas menolak agung laksono karena track record nya yang buruk sehingga dia tidak terpilih lg jadi DPR, tapi aneh bin ajaib presiden malah memilihnya?
galz25 berkata
mengerikan
apaajha berkata
keep positive thinking…. hope the best for my country….
http://tutorial-php.co.cc
salmanmnoor berkata
Mantaf Ben….kita memang harus mendukung pemerintahan yg sah, tp kita hrs tetap kritis pd kebijakan yg kontra produktif apalagi sampai menghancurkan demokrasi yg sudah mulai n=berjalan baik di bumi pertiwi….
bolongin berkata
wah wah wah ….
boloon
Billy Koesoemadinata berkata
he? mau amandemen kelima biar masa jabatan lebih panjang? ck..ck..ck.. kalo sampe kejadian, andil DPR juga pasti dipertanyakan
HOT GOSSIP « DOMPET INFO berkata
[...] Mengejutkan!!! Ternyata SBY Punya Rencana Tersembunyi Yang Sangat Berbahaya [...]
srekx berkata
terlebih dahulu saya memliki kerumitan dalam memikirkan mentri mentri dalam kabinet IB2…terlihat dari pemilihan mentri mentri yang bukan putra terbaik(bukan maksud berburuk sangka) tapi dari segi image di media yang sama sama kita simak selama 5 tahun menjabatnya SBY menjadi presiden seperti muhaimin iskandar dll. juga penggantian mentri mentri yang menurut para pengamat politik dan asumsi masyrakat yang bersumber dari kebijakannya selama 5 tahun berlalu, seperti adiyaksa daud, siti fadilah supari(dalam hal ini anti namru yang oleh endang sedyaningsih akan dilanjutkan kerjasamanya pada masa kementriannya yang jelas jelas merugikan negara, karena memberikan info kepada amerika, yang dalam hal ini media menyatakan bahwa endang merupakan orang yang dekat dengan amerika)yang dalam kinerjanya selama 5 tahun menunjukan kepintaran serta kepeduliannya akan kesehatan ibu dan anak.
juga terpilihnya taufik kemas sebagai ketua MPR oleh anggota DPR yang mayoritas diisi oleh orang orang demokrat yang kita tahu bahwa taufik kemas selama 5 tahun tanpa suara hanya umbaran hal hal tak penting selain imagenya sebagai pemilik spbu selama kepemimpinan istrinya sebagai preeiden..apalagi jika kita mendengar pidato pelantikan presiden wapres oleh taufik kemas yang terbata bata, terbalik balik, yang rasanya kurang pas jika kita posisikan sebagai ketua MPR..
totoruminta berkata
Astagfirullah al adzim,apa benar begitu?Kalo benar begitu kotor sekali otak elit politik kita itu…Smoga mereka yang hanya mementingkan diri sendiri dan golongannya segera masuk neraka.Amien…(kalo ga sadar sebelum mati gituuu…)
levi91 berkata
Makanye…
jngan asal milih pemimpin..
Nah, Skarng dah jdi..
Malah kita yng kerepotankan..??
Jadikan In sebuah peljaran bagi kita semua,tpi klo dah kterlaluan,
Ya.. mau kagak mau kite sbagi rakyat yang ngerti harus bertindakkan…
Ph!duT berkata
ah masa sech ?????
Nyoman BT berkata
“Orang yang gak disukai oleh rakyat disuruh ngurusin rakyat” seperti Patrialis Akbar, Agung Laksono, dan Helmy Faishal yang gagal menjadi anggota DPD/DPR, tetapi diangkat jadi Menteri, itu mah biasa. Ada lagi “orang yang gak dipilih oleh rakyat disuruh menyampaikan aspirasi rakyat” seperti beberapa anggota dewan yang duduk di Senayan sana, ada yang tidak terpilih tetapi kok tiba2 ikut dilantik, sebaliknya yang terpilih malah “ditendang” dan namanya tiba2 hilang dari peredaran. Mau dibawa kemana ya bangsa dan negeri ini?
djaka berkata
Si Boni ini pengamat apa sih sebetulnya? Sekarang politik, dulu keamanan (terorisme). Lagi cari popularitas nih orang.
Mas Atmo, menggerutu berkata
Rebutan balung tanpo isi…!! Ngrembug sesuatu yang hanya didasarkan ilusi, bayangan semu, duga-duga….,!! hanya menghabiskan energi. Itu semua yang membuat kita sebgai pribadi yang tidak produktif.
abilyudi berkata
Mas atmo bener kui, kita buktikan dulu, kita lihat dulu kinerjanya, tapi kita jangan hanya jadi penonton, biasanya penonton lebih pintar dari pemain. Ayo kerja dengan jujur dan ikhlas.
Chossi berkata
Hahahahaha.Yang milih menteri itu kan presiden. Lha, kalo kinerja menterinya jelek ya citra presidennya juga bakal rusaklah. Aya-aya wae.
Onnay Okheng berkata
hmmm…
hanya Dia yang tau hati-hati manusia…
kalo saya mah sembari perbaiki diri, sambil serahin aja ama yang Diatas..
kan kita mah hanya bisa berikhtiar..
salam sayang dari bandung..
far15 berkata
waduh……mau dibawa kemana negeri ini…klo cuman ada satu tokoh yang bersinar?????
echo berkata
gw gak ngebenerin, takutnya cuma fitnah, tar gw harus nanggung dosa di akherat, gw sih berfikiran baik, positive tinking aja. Allah Maha Adil
Guntur berkata
Walaupun saya pribadi tidak pernah ikut pilpres dan tidak terlalu suka sby tapi rasanya pak boni terlalu mengada – ada. Lagian kalaupun itu benar, saya pikir hal itu tidak sangat berbahaya.
Walaupun saya pribadi tidak pernah ikut pilpres dan tidak terlalu suka sby tapi rasanya pak boni tidak bijaksana, hasil pengamatan/praduga tanpa bukti seperti itu tak seharusnya dipublikasi karena bisa menimbulkan saling curiga antara rakyat dan pemerintah yang berdampak buruk pada kemajuan bangsa ini.
Walaupun saya pribadi tidak pernah ikut pilpres dan tidak terlalu suka sby tapi rasanya saya tetap bersedia bersatu dengan pemerintah membangun negeri ini dan semoga kalian juga.
haris berkata
tulisan ini lebih berbahaya dari SBY sendiri karena meracuni masyarakat dengan cara berfikir yg penuh dengan kecurigaan yg tidak beralasan,penulis harus tau dulu bagaimana sistim ketatanegaraan Indonesia.setiap orang atau partai politik baik SBY maupun yg lainya mempunyai rencana baik jangka pendek maupun jangka panjang.kalau rencana SBY menurut anda berbahaya maka lebih banyak rakyat yg percaya rencana itu sangat baik untuk bangsa Indonesia.
pampangsuniaso berkata
Yang pasti Pak SBY bukanlah orang yang bodoh, tetapi amat lihai apalagi dalam hal tehnik pencitraan, rasanya belum ada saat ini yang bisa menandingi.
Yuk kita lihat saja perjalanan 100 hari ini..apakah ada gebrakan yang baru.
Sebagai selingan,untuk meringankan beban fikiran, yuk lihat sisi lain kehidupan di sekitar kita kunjungi http://pampangsuniaso.wordpress.com
lukman berkata
Dah…revolosi rakyat aja yukkkkkk…
rizal1979 berkata
Bah!! Ngeri juga kalau begitu.
Tapi Sby kan pilihan Rakyat, buktinya dia menang pemilu,
Berarti sebagian besar rakyat indonesia sepaham dengan Sby,
jadi Sby memang yg terbaik untuk Indonesia pada saat ini.
Pemimpin menggambarkan orang yang dipimpinnya.
He..He.. Horas bah
jayagila berkata
harus ada generasi muda yg ga berpikiran picik buat gantiin beliawwww…
wanita berkata
Mas, tentang pemilihan Bu Endang sebagai MenKes kok nggak disinggung? Kabarnya Bu Endang ini baru eselon 2 di DepKes, pernah kena skorsing karena kirim virus ke Amerika tanpa sepengetahuan Bu Supari. Kayaknya kalo Bu Endang ini “pesanan” deh.
kizatox berkata
mantab cuy…………….
wakjabut berkata
mungkin penulis cerpen Ini ada celotehan orang-orang yang sakit hati dengan pemerintahan..
pemerintahan aja belum berjalan 1 bulan eeee….. udah tahu tentang pemerintahan sesudah 2014.
memangnya lho itu malaikat…
semproniac berkata
wah… kalo gitu mendingan kagak usah ada presiden sekalian aja….
katanya demokrasi, dah bener2 dipilih kok malah di kata2in… harusnya kan di dukung… beliau itu di pilih mayoritas penduduk Indonesia, walaupun ada yang mengatakan curang, namun beliaulah yang menang….
-==>> Terima Kasih <==–
usb wifi berkata
no comment deh…yg penting lanjutkan…
hasim berkata
saya setuju dengan komentar eskage,
negara kita ini negara korup yg sudah sangat berakar .
buktinya departemen agama aja yg notabene berhubungan secara vertical(pelaksanaan haji)banyak terjadi keganjilan, apalagi departement yg lain.
Mana ada korupsi di Indonesia yg dihukum mati.
itoycaballero berkata
psywar…
abusyafiq berkata
analisis yang bisa saja subjektif atau emang bener adanya…
harikumata berkata
Bisa juga ya n bisa juga tidak. Tapi kenyataan yang bisa kita lihat adalah bakal naiknya gaji. padahal kerja aja belum. Apalagi menunggu seratus hari.
Top Posts « WordPress.com berkata
[...] Mengejutkan!!! Ternyata SBY Punya Rencana Tersembunyi Yang Sangat Berbahaya Pengamat politik Universitas Indonesia (UI) Boni Hargens menilai ada rencana tersembunyi yang berbahaya terkait [...] [...]
ariawan berkata
orang Indonesia ini banyak yang pintar, tapi kalo jadi pimpinan belum tentu bisa mimpin, hanya ngomong saja beri dukungan kepada pimpinan kita pilihan rakyat, tks.
Buto Ijo berkata
Bangsat lo SBY…………Kampret lo…. tai, anjing, babi lo semua keluarga SBY ” Susilo Bambang Yudoyono”..ternya lo adalah penghianat bangsa,,,, aku lebih sennengnya ama JK ” Jusuf Kalla”.. orangnya sederhana murah senyum na lo SBY kampret, anjing , tai Babi lo…
Yoyok berkata
Menurut saya kok nggak begitu. SBY sudah memberi kontrak kepada para menteri kalau kinerja tidak bagus maka mereka akan diganti. Untuk sementara ini SBY akan memberi kesempatan kepada menteri yang berkoalisi. Jika mereka dianggap gagal maka pasti diganti yang lebih baik dan bahkan mungkin diambil dari mereka-mereka yang disebut Boni lebih baik.
Lagipula SBY sudah berencana untuk menjadi Sekjen PBB setelah lengser 2014. Agar bisa goal maka SBY haruslah menunjukkan kinerja yang baik, jadi pendapat Boni kurang tepat.
yunizar berkata
jangan berprasangka jelek, itu dosa!!!. Mudah-mudahan P.SBY tidak seperti yang disangka segelintir orang. Selamat bekerja P.Presiden, restu rakyat Indonesia bersama-Mu
rulyabdillah berkata
lanjutkan pak, anjing mengonggong kafilah berlalu
Sarkawi berkata
Asyik juga, menganalisa dari sisi yang berbeda. Tapi yang penting keluarga saya masi tetep makan…
go berkata
klo soal menteri apa kriteria utamanya disukai rakyat??
saya gak nyalahin yg punya blog..ya hidup di dunia blogger harus begini..
ini adalah opini jadi bebas berpendapat tetapi opini bukan bukti..
saya melihat banyak tulisan blog adalah opini dan cenderung dibuat seperti kenyataan supaya kontroversi..lalu blognya naik deh
klo berbicara tanpa bukti itu adalah fitnah sampai dibuktikan kebenarannya..mana duluan bicara atau bukti? NATO?
joko sabrang lor berkata
Kita lihat saja bagaimana kinerja dari kabinet yang skarang ada. Walo sejujurnya saya agak pesimistis, setelah melihat banyak menteri yang menurut saya mungkin kurang pas di posisinya. Yah, sapa tau para menteri itu bisa belajar cepet, sebulan sudah cukup mengerti menjalankan posisinya.
Kalo sampai ada reshuffle maka jelas kalo SBY memilih menteri yang tidak tepat pada posisinya. Kita cermati saja jalannya pemerintahan dan semoga indonesia menjadi lebih baik.
matur nuwun….
janti anis berkata
gila juga tu pengamat, tapi yang lebih gila yang membaca dan mau beri komentar dalam blog ini, jadi komentar gue semua yang ada dalam blog ini sama gilanya. gue ngga.hehehe
wendi berkata
Almarhum Dr Riswanda Imawan pernah menyebut dalam tulisan di Kompas tahun 2005 dengan istilah megalomania. Ia merujuk aksi presiden yang mengadakan telekonferens dari AS dengan anggota kabinet. Jadi ada benarnya koq.
Darmiko berkata
Ini sih tulisan orang yang ngga kebagian jatah menteri. Koq bisa ya ada orang asal ngomong aja.
Bodrox berkata
Pengen buktiin 2o14 kelak, moga2 saya dan sby diberi panjang umur.
Indra_bangsawan berkata
Kalau mengkritik itu bagus,,,,tapi kalau menjelek-jelekan itu tidak baik,,,,,dia adalah presidennya,,,jadi hak dan tugas dia untuk memilih siapa yang akan bekerja dengannya,,,,kalau semua orang pengen ini pengin itu yang jadi menteri,,,,pak SBY gx usah jadi presiden aja biar semua orang jadi presiden,,,,soal kredibel atau tidak anda tidak bisa menilai kemampuan orang dari basic tertentu dari seseorang,,,,,banyak sisi penilaian tentang krediblitas seseorang,,,,jadi lihat saja,,,,seandainya mereka yang dipilih olehnya itu tidak benar dalam melaksanakan tugasnya barulah tugas kita/kalian itu yang memprotesnya,,,,jangan membuat asumsi yang tidak baik saat ini yang malah memperkeruh suasana bangsa yang sudah mulai pulih,,,,lebih baik kita sama-sama bekerja keras dibidangnya masing-masing untuk membangun negara ini,,,,terlalu picik kalau kita berpikiran seperti diatas,,,,tidak intelektual pemikiran seperti itu,,,itu hanya sebuah bentuk ketidak senangan terhadap seseorang,,,,,pikirkan bangsa ini jangan pikirkan untuk berantem terus,,,,!!!!!!
Abufafa berkata
Coba si Boni jadi menteri, dia tidak akan bisa apa2….OMDO>…. kelebihan pengamat dari lainnya OMDO….
ono anugrah berkata
1000 percent SETUJU DENGAN BUNG INDRA BANGSAWAN…suatu pemikiran yang bijaksana dan elegan…MENGADU DOMBA RAKYAT DENGAN PEMIMPIN BANGSA YANG TELAH TERPILIH BUKANLAH HAL YANG PANTAS,JIKA TERUS BERLANGSUNG DEMIKIAN KEMUNDURANLAH YANG AKAN KITA DAPAT SEBAGAI BANGSA YANG BERMARTABAT.
BARU SAJA BAPAK SBY INGIN MENATA BANGSA INDONESIA UNTUK MENJADI BANGSA YANG BER- PANCASILA, KOK TERUS-TERUSAN DI GOYAH ,JADILAH FITNAH SANA DAN SINI, SEMOGA BAPAK SBY BERTAHAN SAMPAI TITIK PENGHABISAN,TUHAN BESERTA BAPAK.
SEMOGA IDEOLOGI BANGSA YANG BER PANCASILA TIDAK AKAN BISA LAGI DIGOYAHKAN OLEH IDEOLOGI ASING YANG MEMBUAT BANGSA INDONESIA KEHILANGAN JATI DIRI.
Den Bagus Ve berkata
Yah, namanya politik !!!
Siapapun Presidennya kita sebagai Rakyatnya.
Siapapun Bapaknya kita sebagai Anaknya.
@lohtnep sam (Mas Penthol): SETUJU COK eh CAK (sorry salah pencet)…
Arti Nama : …
Soekarno = No Comment (saya belum lahir)
Suharto = Sugih Harto(jawa)= Kaya harta
Habibie = ?????
Gus Dur = ????? Wong Jowo bilang nggak duwe Dur
Megawati = Mega:Besar Wati:Wanita/perempuan = Wanita Besar (walaupun udah diet mati-matian karena kolesterol)
Yudhoyono = Yudho:Perang Ono:Ada = Ada Perang (melawan Korupsi(KPK), melawan kelaparan(Raskin), melawan kebodohan(Dana BOS), melawan kemiskinan(BLT))
Itulah arti nama-nama presiden kita (mungkin). Jalanin n enjoy ajalah !!!
yoni trismanto berkata
Si boni hargens itu cuman petualang camera aja kok dipercaya,…dia cari kesempatan untuk menaikkan pamor kritikannnya,.. jadi nanti dia akan terlihat ‘mengemuka’, sudahlah jangan terbawa emosi, maafkan si bone dan relakan pajak kita untuk membayar sby dan perangkatnya..
Hamba Tuhan berkata
SBY bener2 memuakkan tapi yang dukung lebih memuakkan….. Ibarat tai menjijikan tapi ngeliat yang makan tai lebih menjijikkan…
mas alan berkata
Ane salut utk Tokoh muda Indonesia, seperti :
Bima Arya Sugiarta, Annis Baweldan.
semoga indonesia lebih maju lagi.
Ipung berkata
Kang, tolong jangan lagi meninggalkan komen yang nggak nymabung dikompasiana ya, please. Atas nama kehormatan para blogger.
munawar berkata
Kayaknya anda menambah dosa, dari dosa yang udah ada.
anyelir berkata
tulisan kotor berangkat dr pikiran kotor..!!
mawar berkata
sudahlah…jangan sll piktor, suujon teruuuusss…! Ngurus negara itu susah, rakyat banyak maunya, pimpinan negara harus pandai2 menyelaraskan semua keinginan rakyat yg bermacam2. Kita pimpin keluarga kita masing2 ajah..agar suami/istri dan anak2 kita tidak jadi orng yg sesat.Wassalam
virgo berkata
satu jari kita menunjuk ke orng lain..empat jari menunjuk ke diri sendiri…nah lho..mangkanya jangan suka negatif ma orng cuy.
heru berkata
sy senang dgn tulisan yg kritis… tp sy ingat pesan almarhum kakek buyut saya… “le… seandainya kamu tahu kejelekan orang dan kamu berani membicarakan dgn org lain berarti kamu punya kwajiban untuk memperbaiki kejelekan itu dan itu mutlak. kalau kamu sendiri tdk bisa berbuat lebih baik berarti kamu itu MUNAFIK.dan orang munafik itu lebih berbahaya dari pada orang kafir. INGAT!!! sesungguhnya Rosulullah memerangi org2 yg munafik. saya senang jika penulisnya bisa membuktikan… SATYA WIRA DHARMA…..
adi berkata
Kenapa yah orang Indonesia susah sekali berbeda pendapat? Katanya demokrasi. Mau jadi oposan saja tidak bisa, mau nulis apapun sesuai paham ataupun yang berbeda harus dicaci maki.
Hargai pendapat orang, saya rasa kalau SBY baik dan membaca tulisan ini, dia bisa menjadikan tulisan ini sebagai masukan.
Bagaimana kita bisa jadi bangsa yang pintar, kalau orang mengkritik saja dibantai begini…kampungan!
diman berkata
ya deh, saya cuman menghargai aja pendapat dia, spa tau ada bnrnya krn dilengakapi gambaran-gambaran yang sedikit masuk akal, tp kita berharap aja ini cuman akan jadi pendapat aja dan kenyataan tdk akan terjadi hal yang begini. boni gk salah kok dia cuman memberikan pandangan sesuai dengan apa yang dia amati selama ini, dan saya hargai sekali itu
langitkumasihbiru berkata
hemm.. wacana? atau ada data?
tapi mohon maaf, sepertinya judulnya sangat provokatif. melebihi konten blognya. semoga bukan taktik untuk menarik pembaca2 saja *seperti saya*, kirain tadi bahayanya apa gitu…
blabla berkata
bukankah orang jawa memang pandai berpolitik??? jadi wajar banyak yang curiga….
“orang jawa kerisnya ada dibelakang, katanya tidak pantas buat dipamerkan… bukankah lebih baik jujur punya senjata dari pada diam-diam menusuk dari belakang…yah.. begitulah politik jawa” hanya bisa nyebut suudzon..
Kamu Bisaa berkata
Tulisan yg sangat vulgar untuk menyatakan SBY sebagai orang yang rakus akan kekuasaan. Terlalu mengada-ada untuk mendiskreditkan SBY.
Apa kita pikir hanya yang terpilih menjadi anggota DPR/DPD adalah orang terbaik dinegeri ini?, kemudian yang tidak terpilih adalah orang yg buruk, tidak kredible?.
Tulisan ini juga mencederai para senior yang dipilih SBY, apa kita pikir hanya orang muda yg layak melakukan sesuatu sementara yg tua sepantasnya dirumah saja mengemong cucu atau di panti jompo?.
Seharusnya kita sadar, Sebagian besar rakyat memilih SBY karna rakyat percaya SBY akan melakukan yg terbaik demi rakyat. SBY manusia biasa, kalau SBY melakukan sesuatu yg dipandang keliru, rakyat masih bisa meluruskannya dengan mekanisme yang ada. contohnya dalam kasus yg menimpa KPK, toh SBY mau menerima masukan dan menindaklanjuti kemauan rakyat. Tentu saja kita harus menyadari bahwa yg namanya rakyat itu bukan hanya Boni Hargens, Anda atau saya.
Tidak ada yg sempurna didunia ini dan sesuatu yg terjadi tidak harus sesuai dengan keinginan kita, mari kita bentuk sikap yg konstruktif dalam kebersamaan untuk menciptakan kesejahteraan rakyat. bukan untuk melampiaskan kekecewaan dan kepentingan pribadi atau golongan semata.
Salam,
gorboman berkata
sebelum masuk ke komentar, saya mau cerita dulu dikit.
beberapa hari yg lalu, saya dan teman2 kantor pergi makan siang ke tukang sate di daerah senayan. waktu kami sedang makan, ada satu orang yang datang dan duduk bersebelahan dengan kami. lalu dia menelepon seseorang, kedengarannya dia sangat gusar. berikut petikan obrolannya yang saya ingat dan terdengar oleh kami (dan saya yakin satu warung sate itu dengar semua karena suaranya cukup keras):
“Halo, pak!”
“Itu pak, bidang industri dan bidang perdagangan kayaknya mau dimonopoli sama si pak (sensor)”
“Iya pak. kita cuma kebagian jatah bidang koperasi. gimana itu pak?”
“Ini harus dibicarakan lagi dengan fraksi nih”
“Iya dong. masa kita cuma dapat bidang koperasi??”
Percakapannya berlangsung panjang, tapi saya sudah nggak peduli. sedih rasanya mengingat dulu kami turun ke jalan demi sebuah cita2 besar.
Dikaitkan dengan artikel di atas, menurut saya ga usah kita terlalu ngedengerin pengamat. mendingan sekarang kita tanya diri sendiri, “tindakan nyata apa yang bisa saya lakukan supaya negara ini jadi lebih baik?”
Barens berkata
Duuh..tulisan yang kebanyakan didasarkan pada teori konspirasi. Yang nulis mungkin banyak nonton film konspirasi tapi sendirian melulu tak ada teman.
Saya bukan pendukung SBY, tapi tulisan ini lebay.com. Galian alasan sangat dangkal, jadi malas membalas dengan satu atau beberapa argumen. Tulisan berisi ramalan kosong yang akan terjadi 2014. Yang jelas memang SBY lemah, lambat merespon, self centered, tetapi merancang bawahan untuk tidak lebih baik dari dirinya sangat berlebihan.
Udah ah…
renton berkata
Fitnah
putrivium berkata
untung ga milih,kenapa siy qta ga nyadar, klo negara ini bukan nya makin bersih, malah makin KKN, semua serba nyogok, liat aja menkes yg dipilih, masa lawan nya menkes yg dulu, ga lucu bgt siy, SBY mah asal Amerika+Konglomerat senang, hidup golput
Wong Cilik berkata
Jahhh… tulisan kaya gini diposting juga, analisanya dangkal dan penuh api kedengkian, jadinya justru terliat emosianal daripada rasional. Katanya pengamat dari UI kok gak mencerminkan prilaku akademis sama sekali, malu2in dah… mbok kalo ngomong tu dipikir dulu, jgn asal ceplas ceplos ja…
dogler shamrock berkata
wwweeeeewww…im a high rank amateur in elite political way, but i got one special lyric for indonesian corrupt goverment : “Fuck it all, fuck this world..fuck everything that u stand for.. don’t be long, don’t exist, don’t give a shit, don’t ever judge me!!!!”
^^
God bless us all
wajidi berkata
positif thinking atau husnuzhon akan lebih bagus…
panjul berkata
ada2 aja
http://mig33soroako.forumotion.org/
GoGon berkata
Duuuuuuuh Benar – benar heboh, tapi sebaiknya kalau mau berpendapat pakai otak jangan pakai pantat ( heeeeeee : _,
Kanu Siaan berkata
BANGSAT LO SBY BABI LO SBY BAJINGAN LO SBY ANAK SETAN LO SBY..SBY TIDAK AKN HDUP SNANG KCUALI DYA MW MLAKUKAN SUATU HAL DMI BANGSANYA..ADLH NGE COLIIn SEMUA REMAJA LAKI2..DAN MEMPERKOSA REMAJ A PEREMPUAN>>>
DSAR PRESIDEN BANGSAT
Opick Hoppus McCoy berkata
gw sneng bgt trhdap peerinthan SBY BOEDIoNO,,,..gw slutt bwt presidenkuu tercinta…
gua doaen bwt yg hina presiden ke banggaan q..gw spahin elo bklan skit skitn..
sby truz berjuang mlawan KKN….sya aqn truz ndukung mu…
I LOVE INDONESIAN COUNTRY…………..
memel thamrin berkata
seandainya para pengamat politik berfikiran positif pasti orang2 di negara ini sedikit banyaknya akan ikut untuk berfikiran positife…..nah itu artinya siapapun yang jd pemimpin bs membawa negara yang malang ini jadi………. NEGARA IMPIAN KITA SEMUA……
ayo dong….positive thingking…..
andai berkata
andai andai angan angan kalau kalau kira kira
anda cuma berkhayal bung
)
jogjes berkata
Ya semua bisa saja terjadi seperti itu.Karena tak ubahnya seperti apa yang dialami masyarakat DIY yang menginginkan ketetapan tetapi faktanya mana?? Dlm kampanyenyapun Suara rakyat adalah suara Tuhan.Maka pantaslah kalau negeri ini tak selalu aman dari bencana karena sdh mengingkari Janji dan sumpahnya. Seperti Menkoinfo saat ini hanya mencari SEnsasi saja membuat RPP hanya untuk melemahkan KPK. http://jogjakartaheart-fendyblog.blogspot.com/2010/01/ruup-hanya-sebuah-sensasi-menkoinfo.html
andyka sukma berkata
Jabatan adalah amanah dari Allah SWT.
Sy sbg seorang muslim tetep berprsangka baik sj kpd beliau pak SBY.
Perbuatan baik ataupun buruk dlm keadaan sadar maupun tidak sadar beliau pasti tahu bahwa Allah SWT maha tahu yg diperbuat umatnya dan akan memberikan ganjaran sesuai perbuatan slama didunia.
Semoga kita sll dlm lindungan dan hidayah dari Allah SWT.amin ya robbal alamin.
zaidan berkata
lha terus, memang ada pemimpin yg konon bener2 hebat,jujur, baik,pro rakyat,iman,takwa,tawakal, di indonesia? terus kalo ada dan menjalankan sistem pemerintahan yg benar2 bagus apa kita sebagai rakyat bisa menerima? wong pemerintah/pemimpin itu perwujudan dari moral rakyat koq, rakyat/orang2 sekarang kan (ga semuanya sih) sifatnya sudah materialis semua, apa2 diukur dg uang n maateri,….mari instropeksi diri dan keluarga